Rabu, 17 Oktober 2012

Siklus Pengeluaran

Siklus Pengeluaran (Spending cycle atau expenditure cycle) adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa.
Siklus pengeluaran melibatkan beberapa aktivitas yang berhubungan dengan pembelian bahan mentah, persediaan barang-barang dan jasa. Kegiatan ini termasuk mengidentifikasikandan mendokumentasikan semua pengeluaran uang, menyipakan order pembelian menerima kiriman barang dan mencatat persediaan.
Tujuan utama dari siklus pengeluaran ini adalah untuk mempermudah pertukaran kas dengan para pemasok untuk barang dan jasa yang dibutuhkan dimana tujuan khusus yang terkandung didalamnya meliputi :
               1.            Memastikan bahwa seluruh barang dan jasa dipesan sesuai keperluan
              2.            Menerima seluruh barang yang dipesan dan menverifikasi bahwa barang tersebut adalah valid dan benar
                3.            Menjaga barang tersebut sampai dibutuhkan
             4.            Memastikan bahwa faktur yang berhubungan dengan barang dan jasa adalah valid dan benar
                                                5.            Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran secara cepat dan tepat
                                                6.            Memposkan kewajiban dan pengeluaran kas ke dalam perkiraan pemasok yang tepat di dalam buku besar utang usaha
                                                7.            Memastikan bahwa seluruh pengeluara kas berhubungan dengan pengealuran yang sudah diotorisasi
                                                8.            Menyiapakn seluruh dokumen dan laporan manajerial yang diperlukan yang berhubungan dengan barang atau jasa yang diperoleh
Fungsi dari Siklus Pengeluaran itu sendiri terdiri dari :
                         1.            Mengetahui kebutuhan akan barang tersebut
                         2.            Menempatkan Pesanan, Menerima dan menyimpan barang
                         3.            Memastikan validitas kewajiban pembayaran
                         4.            Menyiapkan pengeluaran kas
                         5.            Mengelola utang usaha
                         6.            Memposkan transaksi ke dalam buku besar umum
                         7.            Menyiapkan laporan keuangan dan laporan manajemen yang diperlukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar